Breaking News

Inovasi Pemdes Watuondo di Tengah Efisiensi, Dana Desa Disulap Jadi Benteng Cegah Abrasi

IMG 20260909 WA0021
Bagikan
Lihat Tersimpan

PORTAL WAWONII, KONAWE KEPULAUAN— Di tengah kondisi efisiensi anggaran desa, Pemerintah Desa (Pemdes) Watuondo, Kecamatan Wawonii Timur Laut, Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep), memilih memprioritaskan kebutuhan yang bersentuhan langsung dengan keselamatan dan kepentingan masyarakat.

Melalui Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2026, Pemdes Watuondo dibawa kepemimpinan Penjabat (Pj) Kepala Desa Watuondo, Mursalin, S. Pd., M. Pd memanfaatkan DD dengan merealisasikan penimbunan talud pantai sepanjang 90 meter.

Usan (sapaan akrabnya) merealisasikan program pembangunan desa melalui swakelola menimbun talud sebagai upaya mengantisipasi abrasi yang setiap tahun mengancam kawasan pesisir desa sebagai lokasi pemukiman warga tersebut.

IKLAN
Iklan Portal Wawonii Slot 1

Program itu menghabiskan anggaran sekitar Rp119.345.000, dengan volume pekerjaan sepanjang 90 meter, lebar 6 meter dan tinggi penimbunan mencapai 120 sentimeter.

IMG 20260909 WA0023
Tampak lokasi pekerjaan penimbunan talud pantai dengan panjang 90 meter. Bentuk pemanfaatan DD yang tepat. FOTO: portalwawonii.com

Lebih lanjut dijelaskan mantan Wartawan dari media cetak Kendari Pos, salah satu anak perusahaan dari grup Jawa Pos itu mengatakan bahwa pembangunan tersebut bukan sekadar proyek fisik desa, melainkan hasil dari aspirasi masyarakat yang disepakati melalui musyawarah desa (Musdes) bersama Pemdes, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan masyarakat setempat.

“Volume pekerjaan ini sepanjag 90 meter, lebarnya 6 meter dan tinggi penimbunan 120 cm,” kata Usan merincikan volume pekerjaan tersebut. Rabu, 9 September 2026.

Menurutnya, usulan penimbunan talud menjadi salah satu kebutuhan yang dinilai penting karena abrasi pantai kerap terjadi setiap tahun dan berpotensi mengancam lingkungan serta kawasan permukiman masyarakat.

IKLAN
Iklan Portal Wawonii Slot 2

Karena itu, pemerintah desa bersama pihak BPD Watuondo berupaya mengarahkan anggaran yang tersedia untuk kegiatan yang dinilai memiliki manfaat langsung bagi masyarakat.

“Pemdes bersama BPD mencoba memaksimalkan pemanfaatan anggaran yang ada. Alhamdulillah kita bisa melakukan kegiatan penimbunan talud pantai dengan anggaran  Rp119.345.000,” ujar Usan.

IMG 20260909 WA0022
Pj. Kades Watuondo, Mursalin, S. Pd., M. Pd (kiri) bersama BPD dan Babinsa Desa Watuondo saat meninjau lokasi penimbunan talud sebagai upaya mencegah abrasi pantai. FOTO: portalwawonii.com

Mantan Pj Kepala Desa Wawolaa, Kecamatan Wawonii Barat tersebut menyebut pekerjaan penimbunan talud pantai saat ini telah rampung direalisasikan.

Ia menilai, di tengah kondisi efisiensi anggaran desa, pemerintah desa perlu lebih selektif dalam menentukan program. Setiap kegiatan yang dibiayai Dana Desa, kata dia, diupayakan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

“Untuk kegiatan fisik, kami hanya punya satu kegiatan, yakni penimbunan talud,” ungkapnya.

Meski pekerjaan sepanjang 90 meter telah diselesaikan, kebutuhan penanganan abrasi di Desa Watuondo belum sepenuhnya tuntas.

Dikatakan Usan, masih terdapat sekitar 100 meter talud pantai yang belum dilakukan penimbunan. Untuk itu, ia berharap kelanjutan pekerjaan tersebut akan kembali disesuaikan dengan hasil musyawarah desa dan kemampuan anggaran pada tahun berikutnya.

“insyaallah tahun depan, ketika anggaran masih mencukupi dan masyarakat masih mengusulkan penimbunan talud, tetap akan kami lanjutkan. Karena masih ada sekitar 100 meter yang belum ditimbun,” tandasnya.

Langkah Pemdes Watuondo tersebut menunjukkan bahwa di tengah keterbatasan fiskal, pembangunan desa tidak selalu harus diwujudkan melalui banyak kegiatan. Dengan menetapkan satu program fisik yang menjadi fokus prioritas masyarakat, Dana Desa diarahkan untuk kebutuhan yang dinilai mendesak dan memiliki manfaat jangka panjang bagi perlindungan kawasan pemukiman warga.

Reporter: Nanang Sofyan

Penulis

admin

2 tanggapan untuk “Inovasi Pemdes Watuondo di Tengah Efisiensi, Dana Desa Disulap Jadi Benteng Cegah Abrasi”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *