Breaking News

Ucha Nidya Ramadhani Rifqi Raih ILMA 2026, Harumkan Wawonii di Panggung Nasional

Image 7ce58e95
Bagikan
Lihat Tersimpan

KONAWE KEPULAUAN, PORTAL WAWONII — Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep), Ucha Nidya Ramadhani Rifqi, S.Pd., Gr., meraih penghargaan The Indonesia Leadership Matrix Awards (ILMA) 2026.

Penghargaan tingkat nasional tersebut diberikan kepada pemimpin perempuan yang dinilai memiliki kinerja, inovasi, serta kontribusi dalam bidang yang digelutinya.

Penghargaan tersebut diselenggarakan oleh Seven Media Asia Indonesia bekerja sama dengan Asia Global Council. Acara penganugerahan dijadwalkan berlangsung di Platinum Hotel Jimbaran Beach, Bali, pada 16 Oktober 2026.

IKLAN
Iklan Portal Wawonii Slot 1

Ucha menerima penghargaan dengan kategori “The Best Woman Leader in Creative Economy Innovation, Local Food Security, and Integrated Child Development”, atau Pemimpin Perempuan Terbaik dalam Inovasi Ekonomi Kreatif, Ketahanan Pangan Lokal, dan Pengembangan Anak Terintegrasi.

“Berdasarkan kategori yang tertera, penghargaan ini adalah The Best Woman Leader in Creative Economy Innovation, Local Food Security, and Integrated Child Development,” ujar Ucha dalam wawancaranya, Rabu (9/9/2026).

Ucha Nidya Raih Penghargaan ILMA 2026

Screenshot 20260909 220047 WhatsApp

Penghargaan tersebut menjadi capaian nasional yang membawa nama Kabupaten Konawe Kepulauan atau lebih dikenal Wawonii ke panggung nasional.

IKLAN
Iklan Portal Wawonii Slot 2

Sebagai Ketua TP PKK Konkep, Ucha selama ini terlibat dalam berbagai program pemberdayaan masyarakat yang menyasar keluarga, perempuan, serta anak.

Program-program tersebut antara lain diarahkan pada penguatan ekonomi keluarga, pemanfaatan potensi pangan lokal, hingga peningkatan kualitas layanan yang berkaitan dengan tumbuh kembang anak.

Tiga Aspek Program PKK Konkep yang Dinilai

IMG 20260910 WA0003

 

Ucha menjelaskan, penghargaan tersebut berkaitan dengan sejumlah program TP PKK Kabupaten Konkep yang dinilai dalam tiga aspek utama.

1. Inovasi Ekonomi Kreatif dan UMKM

Aspek pertama berkaitan dengan inovasi ekonomi kreatif, termasuk pemberdayaan Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) serta pembinaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) oleh PKK.

Program tersebut diarahkan untuk mendorong keluarga agar memiliki aktivitas ekonomi produktif dan meningkatkan pendapatan rumah tangga.

Upaya pemberdayaan pelaku usaha perempuan juga menjadi bagian penting dalam penguatan UMKM di Konawe Kepulauan.

2. Ketahanan Pangan Lokal

Aspek kedua adalah ketahanan pangan lokal melalui program pemanfaatan pekarangan dan pengembangan pangan lokal.

Pemanfaatan pekarangan diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari pemenuhan kebutuhan pangan keluarga, tetapi juga dapat mendorong masyarakat mengembangkan potensi pangan yang tersedia di lingkungannya.

Program tersebut sejalan dengan pentingnya ketahanan pangan keluarga dan pemanfaatan pangan lokal sebagai bagian dari pemberdayaan masyarakat.

3. Pengembangan Anak Terintegrasi

Aspek ketiga berkaitan dengan pengembangan anak terintegrasi. Ucha menyebut program tersebut meliputi penguatan Posyandu, Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), serta upaya pencegahan stunting.

Dalam pelaksanaannya, program pemberdayaan keluarga dan perlindungan tumbuh kembang anak membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari kader PKK, pemerintah desa, tenaga kesehatan hingga masyarakat.

Pembaca juga dapat mengikuti perkembangan program Posyandu dan kesehatan anak di Konkep melalui pemberitaan Portal Wawonii.

Ucha: Penghargaan Bukan Tujuan Akhir

Screenshot 20260909 234940 TikTok

Menurut Ucha, capaian tersebut tidak terlepas dari kerja bersama seluruh kader PKK dan berbagai pihak yang selama ini mendukung pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Konawe Kepulauan.

Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menjalankan program kerja TP PKK Konkep.

Ucha menegaskan, penghargaan tersebut bukanlah tujuan akhir dari kerja TP PKK. Sebaliknya, capaian itu diharapkan menjadi motivasi baru bagi seluruh kader untuk terus menghadirkan program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Semoga ini menjadi motivasi seluruh kader PKK sampai tingkat desa/dasawisma untuk terus bekerja nyata dan inovatif,” katanya.

Ia juga berharap penghargaan tersebut turut membawa nama Wawonii atau Kabupaten Konawe Kepulauan semakin dikenal di tingkat nasional, khususnya melalui berbagai program pemberdayaan perempuan.

“Untuk daerah, semoga Kabupaten Konawe Kepulauan bisa semakin dikenal di tingkat nasional karena program pemberdayaan perempuan,” harapnya.

Fokus pada Ekonomi Keluarga dan Gizi Anak

Istri Bupati Konkep tersebut juga berharap berbagai program PKK yang telah berjalan dapat dirasakan manfaatnya secara lebih luas oleh masyarakat, khususnya perempuan dan anak-anak.

Menurutnya, sektor ekonomi keluarga dan pemenuhan gizi menjadi bagian penting yang terus didorong melalui program pemberdayaan masyarakat.

Keterkaitan antara pemberdayaan keluarga, pemenuhan pangan dan kesehatan anak menjadi salah satu bagian penting dalam pembangunan masyarakat di tingkat daerah maupun desa.

Hal tersebut juga berkaitan dengan berbagai upaya pencegahan stunting di Konawe Kepulauan yang membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, kader, keluarga dan masyarakat.

Harapan untuk Wawonii

Bagi Ucha, penghargaan ILMA 2026 bukan sekadar pencapaian personal. Penghargaan tersebut diharapkan dapat menjadi momentum untuk memperkuat gerakan pemberdayaan perempuan dan keluarga di Konawe Kepulauan.

Ia berharap kerja-kerja kader PKK dari tingkat kabupaten hingga desa dan dasawisma terus berkembang dengan menghadirkan inovasi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Penghargaan ini adalah bukti bahwa kerja gotong royong kita selama ini dilihat dan diapresiasi. Mudah-mudahan jadi energi untuk kita berbuat lebih baik lagi,” pungkasnya.

Dengan capaian tersebut, nama Ucha Nidya Ramadhani Rifqi kini menjadi bagian dari cerita tentang kiprah perempuan Wawonii yang membawa isu pemberdayaan keluarga, ekonomi kreatif, ketahanan pangan lokal dan pengembangan anak ke tingkat nasional.

Baca juga: Berita terbaru Konawe Kepulauan dan perkembangan pembangunan Wawonii

Reporter: Nanang Sofyan/portalwawonii.com

Penulis

admin

Satu tanggapan untuk “Ucha Nidya Ramadhani Rifqi Raih ILMA 2026, Harumkan Wawonii di Panggung Nasional”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *